Bernyanyilah Diatas Keindahan Pesona

May 19th, 2012 § Leave a Comment

Kita yang sedang di mabuk cinta dan juga keindahan pesona,
terbuai oleh sanjung puji canda dan juga tawa,
waktu terlewati begitu indah, seperti pelangi lengkapi sejuknya hujan yang mendera

Aku baca setiap rangkai kata pesan singkatmu berulang kali
Aku kenang setiap kata yang teruntai kalau kau memotivasi
Kau lengkapi hari, kau isi hati yang lama sepi
Hingga aku merasa utuh dan sangat berarti

Untukmu, untuk kita, dan untuk nanti.

Erat tanganku dan bersandarlah jika kau merasa lelah
Aku ada untukmu di hari ini dan sampai nanti

Andi Nurrachman

Damai Diwaktu Senja

May 19th, 2012 § Leave a Comment

Tenang adalah kedamaian berfikir untuk hasil yang optimal

Andi Nurrachman

Petisi Untuk Sebuah Misteri

May 19th, 2012 § Leave a Comment

Munir

Kami berdiri di atas kebenaran sejati,
yang takkan terberangus oleh kekuatan materi ataupun senjata api.
Nyali kami lebihi jiwa raga yg siap tuntut keadilan yang telah mati.
saat kau hilangkan nyawa ini tanpa jejak dan tersisa misteri

Hidup ditengah kesandiwaraan dusta dan retorika para manusia berdasi
sama seperti hidup di didalam kegelapan yang sesat dan menyesatkan.

Aku, kamu dan kalian semua kini dapat melihat siapa yang kuat bukan dari yang benar,
tapi uang membuat segalanya mati mengikis naluri perlahan yang kian pudar

Kala hukum mati, alam yang akan menjadi saksi

Biarkan angin berbisik kepada setiap telinga manusia,
hingga waktunya nanti…

Kebenaran itu datang tanpa tawar menawar

Inspired by Alm. Munir

Andi Nurrachman

Andi Nurrachman

Bedah Nalar

December 5th, 2011 § Leave a Comment

Tak banyak kata yang terucap
Hanya sebuah ekspresi kosong yang tersirat
Di antara wajah
dan mata mata lelah para pencari kerja

Pagi
Mereka pergi bersama asa
Bawa sejuta harapan serta mimpi-mimpi indahnya ibu kota

Tapi detik terus memacu
dan menit bergerak gulirkan waktu

Kini yang tersisa hanyalah
Keahlian yang bertemu dengan sebuah kesempatan

Lupakan paras dan alat tukar,
Ketika intelegensi menjadi raja
dari sebuah dunia

yang bernama nalar

Andi Nurrachman

Selamat Hari Raya

November 6th, 2011 § Leave a Comment

Alhamdulillah
Hari ini kami kembali bertakbir,
Dan bawa kembali sejarah agar manusia dapat berfikir

Di tengah lautan manusia banjiri arafah
Bertuju satu berlomba ridho yang Maha Kuasa

Kami berdoa,
berharap kuat dan juga sabar
Seperti pendahulu kami,
Nabi Ibrahim yang teruji tegar

Maka kusimpulkan,

Diantara penderitaan tercipta sebuah kebersamaan
Diantara pengorbanan tercipta sebuah keikhlasan

Selamat Berkurban

Satu untuk mereka yang mengadahkan tangan berharap Iba,

Tetaplah Peduli dan Kuat dalam berbagi

Andi Nurrachman